Candi Gedong Songo, Wisata Sejarah Peninggalan Hindu

Candi Gedong Songo merupakan sebuah peninggalan sejarah budaya Hindu yang terletak di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa tengah. Candi ini merupakan peninggalan agama Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 atau tahun 927 masehi. Candi Gedong Songo terletak di lereng Gunung Ungaran. Gunung Ungaran merupakan gunung berapi dengan tipe strato dan terdiri dari tiga buah gunung, yaitu Gunung Botak, Gunung Gendol, dan Gunung Ungaran. Candi Gedong Songo jika diartikan dalam bahasa indonesia adalah candi sembilan, nama tersebut sesuai dengan candinya yang berjumlah sembilah buah.

Candi Gedong Songo untuk pertama kali ditemukan oleh Raffles pada tahun 1804. Raffles yang mempunyai nama lengkap Thomas Stamford Raffles merupakan seorang Gubernur-Letnan Hindia Belanda terbesar. Thomas Stamford Raffles merupakan pria berkebangsaan Inggris. Tetapi dalam penelitiannya Raffles hanya menemukan tujuah buah candi dan dia namakan Candi Pitu. Candi Pitu dalam bahasa indonesia adalah Candi Tujuh.

Pada tahun 1908-1911 seorang arkeolog asal Belanda melakukan penelitian kembali di sekitar tempat ditemukannya tujuh candi tersebut. Arkeolog ini adalah Van Stein Callenfels, dalam penilitiannnya Van Stein Callenfels menemukan dua candi lainnya. Sehingga Candi ini diberi nama Candi Gedong Songo.

candi gedong songo
Pemandangan Candi Gedong Songo, Sumber : www.hotelvilla.org
candi gedong songo
Candi Gedong Songo, Sumber : www.wijanarko.net
candi gedong songo
Jalan di Candi Gedong Songo, Sumber : www.wijanarko.net

Candi ini memiliki suhu udara yang cukup dingin karena berada di ketinggian 1.200 meter diatas permukaan laut. Oleh karena itu wisatawan yang berkunjung ke Candi Gedong Songo diharapkan membawa perlengkapan penghangat tubuh, seperti jaket, sarung tangan dan penghangat tubuh lainnya. Karena terletak di lereng Gunung Ungaran Candi Gedong Songo memilki pemandangan dan keindahan lainnya selain keindahan sembilan candinya.

Untuk mencapai lokasi candi wisatawan akan disuguhi dengan jalan naik dan turun dengan kemiringan yang cukup tajam, yaitu mencapai 40 derajat. Tetapi sesampainya di Candi Gedong Songo para wisatawan akan terpesona dengan keindahannya. Selain disuguhi dengan keindahan peninggalan agama Hindu ini para wisatawan dapat menikmati pemandian air panas yang berasal dari mata air yang mengandung belerang yang terdapat di sekitar candi.

Selain itu terdapat wisata berkuda yang bisa di manfaatkan wisatawan sebagai ajang untuk mendekatkan diri manusia terhadap lingkungannya, seperti hewan dan tumbuhan. Terdapat bumi perkemahan yang biasa digunakan sebagai tempat diadakannya suatu acara perkemahan baik secara formal, maupun non-formal. Kegiatan formal contohnya adalah ketika adanya acara makrab yang biasa dilakukan beberapa organisasi pembelajaran. Sedangkan non-formal contohnya, acara camping yang dilakukan oleh keluarga, kerabat, dll.

berkuda di candi gedong songo
Berkuda di Kawasan Candi Gedong Songo, Sumber : visitcentraljava.com

Akses terdekat yang harus dipilih untuk mencapai Candi Gedong Songo adalah dengan berkunjung ke Kecamatan Ambarawa. Di Kecamatan Ambarawa ini wisatawan dapat melakukan perjalanan yang cukup mudah jika akan berkunjung ke Candi Gedong Songo. Jarak antara Candi Gedong Songo ke Kecamatan Ambarawa hanya mencapai 15 Km.