Keindahan Bawah Laut Bunaken

169

Taman Nasional Bunaken merupakan tempat wisata yang berada di Teluk Manado, Sulawesi Utara. Taman Nasional Bunaken sendiri memiliki luas sekitar 8,08 Km persegi, tempat wisata ini merupakan salah satu bagian dari pemeritahan kota Manado yang merupakan ibukota Sulawesi Utara. Di taman nasional ini terdapat sebuah Taman Laut yang sangat indah yang terdapat di sekitar pulau Manado Tua, yaitu Mantehage dan Siladen. Untuk menikmati suasana bawah laut Bunaken Anda harus menyelam kedalam dan bergerak mengikuti irama ombak yang mengalir.

Taman Nasional Bunaken
Taman Nasional Bunaken, sumber: katadia.com

Pesona alam bawah laut yang menakjubkan akan dapat anda temukan disini, ada sekitar 13 jenis terumbu karang  yang menjulang terjal vertikal kebawah sedalam sekitar 25 – 50 meter. Anda juga akan dimanjakan dengan pemandangan yang disuguhkan oleh sekitar 91 species ikan yang ada di Taman Laut Bunaken, antara lain koi putih (Seriola rivoliana), gusimi lokal (Hippocampus), nila gasi (Scolopsis bilineatus), goropa (spilotocepsep hinephelus dan hypselosoma Pseudanthias), lolosi ekor kuning (Lutjanus kasmira) dan lain – lain. Tidak hanya itu disini juga banyak ditemukan moluska, seperti ikan kepala kambing (Cassis cornuta), nautilus (Nautilus pompillius), kima raksasa (Tridacna gigas) dan tunikates atau askidian.

kura - kura
Hewan penghuni Taman Laut Bunaken, sumber: indahnya-ibupertiwi.blogspot.com

Bagi para Traveler yang menyukai scuba diving, tempat ini adalah salah satu tepat terbaik untuk melakukan kegiatan tersebut. Ada sekitar 20 titik yang bisa digunakan untuk penyelaman, dimana Anda akan mendapatkan kesempatan untuk berenang kedalam laut dengan disekelilingi beragam biota laut yang sangat mempesona.

penyu
Seekor penyu yang ada di Taman Laut Bunaken, sumber: galeriuniversal.wordpress.com

Bunaken bisa sangat terkenal seperti sekarang ini dikarenakan keindahan taman lautnya, wisata ini ditemukan pada tahun 1975 dan dijadikan sebuah objek wisata andalan Sulawesi Utara. Sebenarnya wilayah dari bunaken telah dihuni oleh penduduk sejak tahun 1400 dan penduduk yang pertama kali menghuni tempat ini merupakan imigran dari kerajaan Bowontehu serta wilayah yang ditempati meliputi pulau Bunaken, Mantehage, Siladen, Naen, Talise, pulau Bangka Gangga dan wilayah pesisir utara semenanjung Minahasa.

Pada tahun 1850-an, masyarakat yang menduduki Tanjung Parigi berpindah ke Arah Tenggara yang letaknya ditepi pantai dan tepat berhadapan dengan Kota Manado sendiri. Kemudian masyarakat tersebut mendirikan sebuah negeri yang oleh mereka diberi nama “Wunakeng” yang merupakan singkatan dari nama “Kinawungakeng”, kata Kinawunakeng sendiri mempunyai arti tempat tinggal. Kemudian pada perkembangannya, kata” Wunakeng ” sendiri diganti menjadi Bunaken yang merupakan singkatan dari “Pamunakeng” yang mempunyai arti tempat mendarat dari sebuah perahu.

bunaken
Ikan Anemon di Taman Laut Bunaken, sumber: www.amazingsulawesi.com

Pada awalnya Taman Nasional Laut Bunaken ditemukan oleh sekolompok penyelam dari Kota Manado yang mencoba melakukan kegiatan ekspedisi penyelaman di tempat ini yang dilakukan pada tahun 1975. Dan pada saat mereka melakukan kegiatan penyelaman, nelayan setempat memperingatkan kepada para penyelam tersebut bahwa tempat yang mereka selami banyak terdapat roh jahat, akan tetapi para penyelam tadi tidak gentar dan terus melakukan kegiatan penyelaman. Setelah mereka menyusuri tempat dibawah air laut Bunaken, penyelam – penyelam tadi menemukan tumbuhan laut di dinding karang yang masih murni dan ikan – ikan langka, yang membuat mereka terkagum – kagum melihat pemandangan yang sangat fantastis tersebut. Sejak saat itulah Bunaken menjadi tempat wisata yang sangat mempesona di Sulawesi Utara. Kemudian pada tahun 1991 tempat ini menjadi salah satu Taman Nasional di Indonesia dan pada tahun 2005 Taman Nasional Bunaken menjadi salah satu situs warisan dunia setelah didaftarkan ke UNESCO.

Taman Laut Bunaken
Keindahan Taman Laut Bunaken, sumber: www.triptrus.com

Untuk menjangkau ke kawasan wisata Taman Nasional Bunaken sangatlah muda. Apabila Anda melakukan perjalanan melalui udara, Anda bisa langsung transit di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi yang ada di Kota Manado. dimana bandar udara ini terhubung dengan kota – kota besar lainnya di kawasan Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Makasar, Balikpapan dan Bali. selain itu bagi Anda yang datang dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Filipina juga bisa langsung transit di Bandara ini.

Kemudian dari Bandara Sam Ratulangi perjalanan Anda dilanjutkan ke Kota Manado dengan menggunakan taksi dari Kota Manado ke Pulau Bunaken sendiri, perjalanan dilanjutkan melewati pelabuhan yang ada Manado menuju Marina Blue Banter dan Marina Nusantara Diving Centre (NDC) di Kecamatan Molas, waktu yang ditempuh  kurang lebih sekitar 30 menit. setelah sampai di Marina Blue Banter masih diperlukan waktu sekitar 10 sampai 15 menit perjalanan dengan menggunakan kapal pesiar menuju ke lokasi penyelaman, semantara apabila Anda melewati Marina Nusantara Diving Centre (NDC) membutuhkan waktu 20 menit. Selain itu alternatif lain untuk sampai ke Pulau Bunaken dari Manado, Anda bisa menggunakan transportasi kapal yang bisa Anda sewa dari Marina dan Pasar Bersehati

Kemudian untuk masalah tiket masuk ke kawasan wisata Taman Nasional Bunaken, Anda bisa memperolehnya dengan membeli di kota Manado tepatnya di Kantor Taman Nasional Bunaken, selain itu Anda juga bisa memperolehnya di beberapa counter penjualan tiket yang ada di desa Liang (Pulau Bunaken) atau di Siladen.