Keindahan Pantai Popoh Dan Pantai Sidem Di Tulungagung

Salah satu wisata pantai yang ada Provinsi di Jawa Timur adalah Pantai Popoh Tulungagung. Pantai yang terletak sekitar 30 Kilometer dari pusat Kota Kabupaten Tulungagung ini menyimpan pesona keindahan laut yang tak kalah menarik dari pantai – pantai lain yang ada di Pulau Jawa.

Pantai Popoh
Pantai Popoh yang merupakan salah satu wisata pantai yang ada Provinsi di Jawa Timur, sumber: INITEMPATWISATA.com

Jika Anda ingin mengunjungi Pantai Popoh ini, setidaknya Anda dapat meluangkan waktu selama 2 – 3 hari untuk dapat menikmati pesona indah dan kenikmatan wisata disana. Sebagian kalangan penikmat perjalanan mengaku kurang puas jika hanya menghabiskan waktu sehari takala datang ke kawasan wisata Pantai Popoh di Tulungagung. Pantai Popoh begitu populer karena menyuguhkan pemandangan laut lepas yang begitu indah. Eksotisme horizon di depan mata dengan gulungan ombak yang terbilang besar dapat Anda nikmati dari atas bukit.

Untuk mencapai puncak bukit, Anda harus memiliki stamina yang cukup untuk dapat mendaki anak tangga. Tetapi ketika Anda sudah berada di atas bukit, rasa lelah Anda akan terbayarkan dengan indahnya sunset di Pantai Popoh pada sore hari. Untuk dapat masuk ke kawasan wisata yang menarik ini, Anda harus membayar tiket masuk Pantai Popoh sebesar Rp 3.000 per orang. Biaya masuk tersebut belum termasuk biaya parkir kendaraan.

Keindahan Pantai Popoh
Keindahan Pantai Popoh dari atas Bukit, sumber: Backpacker Jakarta

Tak jauh dari Pantai Popoh, terdapat sebuah pantai yang tak kalah menawannya, yaitu Pantai Sidem. Anda tidak perlu membayar tiket untuk dapat masuk ke Pantai Sidem ini karena memiliki garis pantai yang sama dengan Pantai Popoh. Jika Pantai Popoh menyuguhkan Anda pengalaman wisata pantai dengan aneka kegiatan menarik, maka di Pantai Sidem Anda dapat menjumpai sebuah perkampungan yang dihuni oleh nelayan lokal.

kapal nelayan yang sedang berlayar di Pantai Sidem
Beberapa kapal nelayan yang sedang berlayar di Pantai Sidem, sumber: Kompasiana
Pantai Sidem
Kegiatan para nelayan di Pantai Sidem, sumber: INITEMPATWISATA.com

Dengan garis pantai yang mencapai panjang 500 meter, pemandangan Pantai Sidem terlihat begitu indah dan alami dengan rimbun pepohonan yang tumbuh di sekitarnya. Jika Anda berkunjung ke pantai ini pada hari libur, pantai ini akan dipenuhi oleh beberapa wisatawan. Anda dapat menyaksikan beberapa warga lokal yang sedang mencari anak – anak rajungan untuk makanan bebek. Selain itu, Pantai Sidem juga tempat yang cukup bagus untuk aktivitas surfing dan snorkeling.

Akses jalan menuju Pantai Popoh sudah dapat dikatakan cukup memadai dengan jalanan yang halus beraspal, tetapi berkelok – kelok sebagaimana ciri khas jalanan menuju kawasan pantai. Salah satu budaya yang masih mengakar hingga kini di kawasan wisata Pantai Popoh ini adalah ritual Labuh Semboyo. Prosesi ritual ini berupa larung sesaji ke laut lepas yang diselenggarakan setiap tahun di bulan Syuro. Anda dapat menyaksikan kegiatan budaya ini ketika datang ke Pantai Popoh dengan menyesuaikan rencana perjalanan Anda dengan kegiatan ritual tersebut.

ritual Labuh Semboyo
Ritual Labuh Semboyo yang diperingati pada bulan Syura, sumber: radarfakta.blogspot.co.id

Di kalangan wisatawan, rasanya ada yang kurang jika berwisata di Pantai Popoh tanpa singgah ke Warung Mak Yah. Tentunya hal ini bukan tanpa alasan, karena di warung makan tersebut terdapat sesuatu yang spesial. Warung Mak Yah sejak dulu telah terkenal dengan sajian kulinernya yang menggugah selera. Di warung yang tak pernah sepi dari pengunjung ini, Anda dapat menikmati sajian seafood yang lezat. Beberapa menu kuliner yang favorit di kalangan wisatawan adalah masakan udang dan kepiting asam manis bercitarasa tinggi.

Semua sajian makanan di Warung Mak Yah diproses secara tradisonal menggunakan tungku arang dengan bumbu – bumbu masakannya yang khas. Selain itu, satu hal lain yang menjadikan Warung Mak Yah ini populer adalah Sambal Bledhek yang terbilang pedas. Tak heran jika dinamakan Sambal Bledhek  karena pedasnya benar – benar dahsyat. Tak jauh dari lokasi Warung Mak Yah, terdapat pula beberapa kios souvenir. Di kios – kios ini Anda dapat membeli berbagai jenis cinderamata maupun aksesoris khas Tulungagung.

Aneka macam kaos dan pernak – pernik bertema Pantai Popoh dijual dengan harga yang cukup ramah di kantong. Anda juga dapat menemukan aneka kerajinan tangan olahan masyarakat lokal serta hiasan dari benda – benda laut. Dalam perjalanan dari pusat kota menuju Pantai Popoh Tulungagung, Anda pasti akan melewati sebuah kecamatan yang bernama Campurdarat. Kecamatan inilah yang merupakan sentra pengrajin marmer terbesar di Jawa Timur. Sungguh disayangkan jika Anda tidak singgah sejenak untuk melihat – lihat bagaimana kepiawaian pengrajin marmer disana dalam memproduksi aneka barang dari bahan marmer. Pada sebuah desa yang bernama Desa Gamping, Anda dapat membeli souvenir dengan aneka bentuk yang menarik dan semuanya terbuat dari marmer.

Jika Anda ingin menginap di kawasan Pantai Popoh, maka Anda dengan mudah dapat menemukan beberapa penginapan atau hotel, diantaranya Hotel Popoh Indah dan Hotel Sutera Bina Samudra. Jika Anda bertolak dari Surabaya menuju Pantai Popoh di Tulungagung, Anda dapat memilih dua rute perjalanan, yaitu lewat Mojokerto atau Malang Kota. Jika Anda memilih jalur menuju Pantai Popoh melewati Mojokerto, Anda hanya perlu mengikuti rute Surabaya > Mojokerto > Jombang > Kertosono > Kediri. Sesampainya di Kediri, Anda dapat langsung mengambil arah ke Tulungagung menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Sedangkan jika Anda memilih jalur menuju Pantai Popoh melewati Malang Kota, maka Anda  hanya perlu mengikuti rute perjalanan Surabaya > Sidoarjo > Malang > Kepanjen > Wlingi > Blitar. Sesampainya di Blitar, Anda dapat langsung menuju ke Tulungagung tepatnya ke arah Besuki.