Mengenal Keindahan Kepulauan Raja Ampat

57

Kepulauan Raja Ampat merupakan destinasi wisata yang terletak di wilayah Papua. Wisata ini sudah dikenal oleh seluruh dunia karena keindahan alamnya yang sangat mempesona. Salah satu hal yang mengangkat nama objek wisata Raja Ampat adalah dengan adanya film dokumenter yang dibuat oleh Avant Premiere dengan judul “Edis Paradise 3”, dimana dalam film tersebut menceritakan keindahan alam bawah laut Raja Ampat yang berada di kawasan Papua. Kawasan wisata Raja Ampat saat ini dijuluki sebagi kawasan Amazon Lautan Dunia. Julukan tersebut diberikan karena letak dari tempat wisata ini yang berada dipusat segitiga karang dunia. Wisata Kepulauan Raja Ampat berada dikawasan teritorial Papua Barat, yang merupakan sebuah gugusan pulau yang tersebar dengan jumlahnya berkisar 610 pulau, akan tetapi hanya ada 35 pulau yang dihuni oleh penduduk.

Kepulauan Raja Ampat
Indahnya Kepulauan Raja Ampat, sumber: indonesia.travel

Para wisatawan yang berasal dari penjuru dunia sengaja datang kesini untuk menikmati keindahan pulau dan keunikan wisata bawah lautnya, serta menjelajahi dinding – dinding bawah laut dengan cara menyelam. Disini wisatawan juga bisa mengarungi gugusan kepulauan besar dan kecil, pegunungan, hutan tropis, untaian karang laut, pantai pasir putih serta keaneka ragaman kehidupan satwa yang ada di kawasan wisata Raja Ampat. Memang boleh dikatakan kalau kekayaan alam seperti ini sangat jarang sekali ada, jadi bersyukur sekali apabila Indonesia memiliki anugrah yang sulit untuk dilukiskan dengan kata – kata.

Raja Ampat
Kepulauan Raja Ampat, sumber: backpack.vacations

Daerah Raja Ampat merupakan daerah kepulauan, yang memiliki sarana transportasi angkutan laut. Transportasi ini digunakan baik untuk menjangkau ibu kota kabupatennya yang terletak di Waisai ataupun sebaliknya. Dengan empat pulau utama yang berada dikawasan ini menjadikan keunikan tersendiri bagi Anda yang berkunjung ke Kepulauan Raja Ampat. Empat pulau yang dimaksud adalah Batanta, Misool, Salawati dan Waigeo. Sebutan atau nama dari Raja Ampat sendiri diambil dari mitos penduduk sekitar yang apabila diartikan kedalam bahasa indonesia mempunyai makna Empat Raja.

Pulau Misool
Pulau Misool, sumber: www.indonesia.travel

Mitos atau Legenda dari Raja Ampat sediri muncul dari masyarakat sekitar dan memiliki beberapa versi cerita yang diwariskan secara turun – temurun dari generasi ke generasi mengenai cerita legenda asal – usul nama Raja Ampat sendiri. Adapun salah satu versi cerita legenda dari Raja Ampat yang beredar di kehidupan masyarakat asli sekitar adalah sebagai berikut.

Dahulu kala terdapat sepasang suami istri yang hidup dengan sederhana di Teluk Kabui Kampung Wawiyai, pasangan suami tersebut mempunyai pekerjaan sebagai perambah hutan, yang kegiatan sehari – harinya pergi untuk mencari bahan makanan. Mereka bahu membahu menyusuri hutan agar cepat mendapatkan apa yang mereka harapkan. Kemudian dalam perjalanannya mereka sampai di tepi Sungai Waikeo, dan beristirahat melepas lelah. Selama mereka beristirahat mereka melihat lima butir telur yang letaknya tidak jauh dari mereka beristirahat. Setelah itu mereka dekati dan ternyata telur – telur tadi dipercaya merupakan telur dari seekor naga. Karena merasah menemukan telur – telur yang aneh, mereka membungkus dalam sebuah noken atau kantong dan membawanya pulang ke rumahnya. Setelah sampai rumah telur – telur yang mereka temukan tadi disimpan di dalam kamar.

Waktu mulai berganti dan malampun mulai datang, telur – telur yang tadi mereka simpan didalam kamar mengeluarkan suara bisikan, merekapun penasaran dan mencoba mengintip dari balik pintu kamar. Setelah mereka melihat kejadian tersebut, betapa kagetnya sepasang suami istri tadi, karena melihat kelima telur yang disimpan menetas dan berwujud empat anak laki – laki dan satu perempuan. Kelima anak tadi memakai pakaian halus yang menandakan bahwa mereka adalah keturunan dari seorang Raja.

Hingga saat ini, siapa yang memeberi nama kepada kelima anak yang dilahirkan dari telur naga tersebut belum jelas, akan tetapi masyarakat sekitar mengetahui masing – masing anak tadi bernama sebagai berikut :

  1. Betani yang kemudian menjadi raja Salawati.
  2. Dohar menjadi Raja Lilinta ( Misool ).
  3. Mohamad menjadi Raja Waigama ( Batanta ).
  4. War Menjadi Raja di Waigeo.
  5. Pintolee anak perempuan yang setelah tumbuh dewasa ditemukan sedang hamil dan mengeluarkan dua buah telur. Setelah diketahui oleh kakak – kakak Pintolee, satu telur yang dia lahirkan diletakan dalam kulit kerang, dengan ukuran besar ( Kulit Bia ) dan kemudian dihanyutkan hingga terdampar disebuah pulau yang diberi nama Pulau Numfor. dan yang satunya, tidak menetas dan berubah menjadi batu yang kemudian diberi nama Kapatnai. Batu itu diperlakukan seperti raja oleh penduduk sekitar, dan diberi ruangan tempat untuk bersemanyam serta diletakan pula dua buah batu sebagai pertanda pengawalan terhadap persemayaman tersebut. Sampai saat ini masyarakat sekitar masih menghormati keberadaan persemayaman tersebut dan menjadi objek pemujaan.

Pada umumnya, rute yang ditempuh oleh para pengunjung atau wisatawan untuk sampai di lokasi wisata Raja Ampat adalah dengan melakukan perjalanan udara, lalu menuju ke kota Sorong – Papua Barat (Domine Edward Osok). Di bandara ini tidak ada jalur penerbangan internasional yang bisa langsung menuju ke Domine Edward Osok. Jadi, apabila Anda yang datang dari luar negeri, Anda harus transit terlebih dahulu di Jakarta, Surabaya, Denpasar atau Makasar. Dan apabila Anda ingin menempuh jalur terpendek, Anda dapat transit di Ujung Pandang dan memakan waktu sekitar 5 jam 15 menit untuk sampai di kota Sorong.

Speed boat
Speed boat yang dapat disewa sebagai sarana transportasi, sumber: thejournay.com

Kemudian dari kota Sorong, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan taxi menuju ke palabuhan rakyat untuk menuju ke ibukota Raja Ampat (Waisai).  Setelah itu, perjalanan Anda akan dilanjutkan kembali dengan menggunakan transportasi Kapal Ferry atau bisa menyewa speed boat dan disarankan  di pelabuhan ini Anda harus menyediakan perbekalan seperti air mineral, makanan instan dan lain sebagainya, karena di Waisai sendiri yang merupakan Ibu Kota dari Raja Ampat ini harga keperluan perbekalan semakin mahal. Di pelabuhan ini ada dua kapal ferry yang melayani jalur perjalanan dari Sorong ke Waisai, dan biasanya berangkat setiap pukul 14.00 WIT, kemudian kapal lain akan berangkat sekitar 1 – 2 jam kemudian. Perjalanan akan memakan waktu 4 – 5 jam untuk sampai di pelabuhan Waisai.

Akan tetapi bagi Anda yang mempunyai keinginan menyewa speedboat, waktu yang sangat ideal untuk menyeberang adalah sebelum air laut naik, yang biasanya di akibatkan gelombang pasang atau sekitar sebelum pukul 12.00 WIT. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan, karena besar speedboat lebih kecil daripada kapal sehingga sangat mudah terguncang oleh ombak. Kemudian yang menjadi catatan bagi Anda adalah patuhilah instruksi dari Nahkoda kapal apabila menginstruksikan menunda perjalanan menuju ke pelabuhan Waisai karena cuaca buruk, gelombang pasang atau masalah lainya. Memang rute perjalanan menuju ke Raja Ampat sangatlah rumit. Akan tetapi, pemerintah setempat berjanji akan mengembangkan bandar udara di Waisai yang bernama Bandar Udara Marinda, yang nantinya bisa mempermudah akses menuju ke Raja Ampat.

Setelah sampai di pelabuhan Waisai, perjalanan dilanjutkan untuk ke kota dimana Anda dapat dengan mudah mencari penginapan disana. Akan tetapi sebelumnya harus mendatangi kantor Depbudpar setempat, untuk membayar biaya konservasi yang wajib dikenakan bagi setiap wisatawan yang mengunjungi ke wilayah Raja Ampat. Setelah itu baru Anda dapat mencari tempat penginapan.

Destinasi wisata kepulauan Raja Ampat banyak menawarkan pesona keanekaragaman hayati, yang boleh dibilang cukup melimpah. Disini Anda bisa menemukan sekitar 540 jenis karang dan 1.511 spesies ikan. 75% species karang yang ditemukan di seluruh Dunia ada disini, yang jumlahnya sekitar 10 kali lipat jumlah jenis karang yang pernah ditemukan di seluruh karibia. Anda juga akan menemukan 27 species ikan langka yang hanya ada di Raja Ampat. Selain itu disini juga terdapat 5 species penyu laut langka, 13 species hewan mamalia laut, dan 57 species udang mantis. Jadi bisa dibayangkan keunikan yang dimiliki oleh destinasi wisata ini.

Pesona pemandangan laut yang elok, yang dapat Anda lihat baik itu dari bawah dan atas laut akan membuat Anda terhipnotisa. Untuk itu sebaiknya Anda tidak melewatkan moment berharga pada waktu berkunjung kesana. Kondisi ini ini didukung oleh struktur tanah yang endemik, kekayaan biota laut serta kebudayaan dan kearifan penduduk lokalnya. adapun kegiatan yang bisa anda lakukan di Raja Ampat adalah sebagai berikut :

  1. Menjelajahi pulau Raja Ampat dengan menggunakan perahu.
  2. Melakukan permainan kayak.
  3. Menyelam untuk menyaksikan sisa – sisa reruntuhan kapal di bawah laut.
  4. Menikmati indahnya pulau – pulau karang (karst) di sekitar Pulau Wayag.
  5. Mengunjungi burung cenderawasih merah khas Papua Barat.
  6. Memancing secara tradisional Papua.
  7. Memberi makan kuskus.
  8. Menjelajahi gua kelelawar (bukan kelelawar varietas Dark Knight).
  9. Membuat patung kayu sendiri yang dipandu oleh pengrajin Asmat.
  10. Snorkeling.
  11. Trekking untuk menemukan air terjun.
  12. Melihat Hantu laut

Kuliner yang bisa Anda nikmati di Raja Ampat adalah seafood atau hidangan laut. Biasanya pihak penyelenggara diving telah menyediakannya. Menu masakan di Raja Ampatpun juga bermacam – macam, mulai dari menu tradisional sampai internasional yang tentunya diracik langsung oleh masyarakat setempat. Salah satu contoh dari makanan khas dari Raja Ampat adalah  sub ikan kuning. Biasanya makanan khas Raja Ampat banyak disediakan di banyak rumah makan Indonesia yang berada di Kota Waisai. Akan tetapi apabila Anda ingin memberikan oleh – oleh untuk keluarga di rumah berupa benda. Anda dapat membeli oleh – oleh khas Raja Ampat antara lain :

  1. Kain tradisional
  2. Kerajinan Anyaman
  3. Patung suku Asmat
  4. Alat musik tradisional
  5. Tambur (drum tradisional)
  6. Suling

Souvenir – souvenir diatas dapat Anda dapatkan di toko – toko souvenir yang banyak terdapat di Kota Waisai dan juga kota – kota di Papua lainya. Apabila Anda membeli souvenir di kota Papua, maka akan meringankan beban Anda untuk membawa barang bawaan Anda dari Raja Ampat.