Menikmati Paket Wisata Ujung Genteng

7

Destinasi wisata Ujung Genteng menghadirkan suasana bersahaja masyarakat lokal yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Setiap pagi hari tepatnya mulai dari pukul 7 hingga 9, Anda dapat menyaksikan semacam kios di pinggir pantai yang menjadi tempat penjualan ikan – ikan dan hasil laut lainnya yang masih segar serta aneka hasil tangkapan para nelayan sepulang dari melaut.

Hasil laut seperti ikan pari, cumi sotong, ikan layur, dan ikan hiu martil yang sulit ditemukan di kota dapat dengan mudah Anda peroleh di kios ikan Ujung Genteng ini dan semuanya dalam kondisi segar serta harga yang dapat ditawar. Anda tidak perlu merasa kebingungan untuk menemukan cara bagaimana membawa hasil – hasil laut tersebut, karena pedagang disana sudah sigap menyediakan boks dari stereofoam yang berkapasitas 6 Kg untuk menampung belanjaan Anda tanpa mengurangi kesegarannya. Terdapat sejumlah tempat menarik di kawasan wisata Ujung Genteng yang patut Anda ketahui. Secara garis besar, kawasan ini terbagi dalam dua area tempat wisata, yaitu pantai dan curug (air terjun).

Pantai di Ujung Genteng yang paling populer adalah yang terletak di Kecamatan Ciracap. Meski termasuk dalam pantai Laut Selatan Jawa yang terkenal berair bersih dan berombak besar, tetapi kebanyakan pantai di Ujung Genteng tidaklah berbahaya sebagaimana kawasan wisata Pelabuhan Ratu yang banyak memiliki area berombak besar.

Dalam keadaan pasang, gelombang air laut di kawasan wisata Ujung Genteng ini hanya mencapai pangkal paha orang dewasa saja. Sementara ketika surut hanya setinggi betis kaki. Berikut ini adalah pantai – pantai menarik di Ujung Genteng yang dapat Anda kunjungi.

  1. Pantai Ombak Tujuh

Pantai ini diberi nama Pantai Ombak Tujuh. Nama ini berasal dari sebutan wisatawan asing yang berkunjung ke pantai ini. Ombak di pantai ini dipercaya mampu mencapai tujuh tingkat yang menyebebkan pantai ini sangat disukai oleh para penggemar surfing.

Pantai Ombak Tujuh
Peselancar yang menikmati ayunan ombak di Pantai Ombak Tujuh, sumber: Buahatiku

Untuk menikmati keindahan pantai ini Anda membutuhkan energi ekstra, karena akses ke lokasi pantai ini membutuhkan upaya yang tidak mudah mengingat rute perjalananya yang menantang dan mengharuskan Anda untuk melewati hutan serta tiga muara sungai dangkal. Jasa ojek adalah satu – satunya alat transportasi yang dapat membawa Anda ke lokasi Pantai Ombak Tujuah dan ojek yang tersedia pada umumnya mematok harga mahal bahkan hingga mencapai Rp 200 ribu per motor.

  1. Pantai Cibuaya

Kebanyakan penikmat perjalanan yang pergi ke kawasan wisata Ujung Genteng pasti akan singgah di Pantai Cibuaya. Selain mudah ditempuh, pantai ini terbilang sangat tenang sehingga asyik untuk bermain air laut di tepian pantai atau sekedar bersantai hingga menikmati sunset. Di sekitar Pantai Cibuaya, Anda juga dapat dengan mudah menemukan sejumlah tempat penginapan dengan harga yang cukup terjangkau.

Pantai Cibuaya
Keindahan Sunset di Pantai Cibuaya, sumber: IndonesiaKaya.com
  1. Pantai Pangumbahan

Pantai yang satu ini juga sangat populer dikalangan wisatawan yang datang ke Ujung Genteng. Tidak hanya karena pemandangannya yang indah dengan hamparan pasir putih halus yang menawan dalam radius hingga 1 Km, ternyata Pantai Pangumbahan ini juga memiliki ombak setinggi 2 – 3 meter yang cukup baik untuk dijadikan sebagai tempat berselancar. Keistimewaan lain dari Pantai Pangumbahan adalah menjadi lokasi penangkaran penyu hijau (Chelonia mydas). Pada malam hari, Anda dapat melihat langsung penyu – penyu bertelur di Pantai Pangumbahan. Bahkan jika beruntung, Anda dapat menonton kegiatan pelepasan tukik – tukik (anak penyu) ke pantai.

Pantai Pangumbahan
Pelepasan tukik yang ada di Pantai Pangumbahan, sumber: THE FANTASY of Geda_Gore – WordPress.com

Tidak hanya menawarkan wisata pantai yang menawan, destinasi wisata Ujung Genteng juga menawarkan Anda pesona air terjun yang masih alami. Beberapa curug yang populer di Ujung Genteng, diantaranya:

  1. Curug Cikaso

Curug Cikaso terletak agak jauh dari lokasi pantai – pantai yang ada di Ujung Genteng, tepatnya berada di Kecamatan Surade. Setiba di lokasi, Anda akan disuguhi pemandangan 3 air terjun yang berjajar dengan ketinggian masing – masing 7 meter, 7,5 meter, dan 6 meter. Tidak hanya memandangi air terjun saja, Anda juga dapat berenang dan bermain di kolam air yang jernih di bawah air terjun tersebut. Airnya terbilang cukup dalam, bahkan ketika musim kemarau memiliki kedalaman hingga 3 meter. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena di tempat ini tersedia peminjaman ban bagi Anda yang ingin bermain – main di kolam air dengan tarif sewa sebesar Rp 5 ribu per ban.

Curug Cikaso
Keindahan Curug Cikaso, sumber: PegiPegi
  1. Curug Luhur

Curug yang satu ini terbilang kurang populer dibandingkan dengan Curug Cikaso. Hal ini disebabkan ketika musim kemarau tiba, air terjun disini juga ikut kering bahkan sama sekali tidak mengalirkan air. Meski hanya menyajikan pemandangan sungai ketika musim kemarau, tetapi ketika Anda turun ke bawah, Anda akan mendapati pemandangan yang memukau. Sungguh disayangkan jika Anda sampai melewatkan spot ini ketika Anda sedang melakukan perjalanan wisata ke Ujung Genteng.

Curug Luhur
Keindahan Curug Luhur, sumber: klikHotel.com

Untuk rombongan bus atau Anda yang menggunakan kendaraan pribadi, rute perjalanan ke lokasi wisata Ujung Genteng dimulai dari Sukabumi, kemudian terus mengikuti rambu yang menuju ke arah Cibadak. Sesampainya di perempatan, Anda akan menemukan jembatan Kuning. Lalu ikuti jalan tersebut hingga Anda menemukan Jalan Raya Ujung Genteng. Kondisi jalan yang akan Anda lalui tergolong cukup ekstrim, untuk itu Anda patut mempersiapkan kondisi kendaran yang prima agar dapat berjalan dengan lancar ke tujuan Anda.

Jika Anda melakukan perjalanan dengan transportasi umum, ada dua rute yang dapat dijadikan sebagai acuan. Apabila Anda dari arah Jakarta, maka berhentilah di Terminal Degung, Sukabumi. Kemudian Anda dapat menggunakank angkutan umum jurusan Bhayangkara, lalu berhenti di Toserba Yogya. Sementara bila Anda dari arah Bandung, lebih baik Anda berhenti di depan Apotek Kimia Farma, lalu berjalan kaki sekitar 200 meter ke arah Toserba Yogya. Dari Toserba Yogya, lalu Anda pergi menuju Pasar Ciwangi dengan berjalan kaki atau menaiki becak, kemudian naik angkot jurusan Terminal Lembursitu. Dari terminal, Anda selanjutnya dapat memilih kendaraan umum untuk lanjut ke Kecamatan Surade.