Mengunjungi Grojogan Sewu Yang Terlarang Bagi Sepasang Kekasih

Mengunjungi Grojogan Sewu Yang Terlarang Bagi Sepasang Kekasih

By G-Traveler

Grojogan Sewu merupakan salah satu air terjun yang berada di Jawa Tengah. Terletak di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Tepatnya Air terjun Grojogan Sewu terletak di lereng Gunung Lawu. Grojogan Sewu terletak sekitar 27 Km di sebelah timur Kota Karanganyar. Air terjun Grojogan Sewu merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu.

Grojogan Sewu Tawangmangu

Sambutan selamat datang di Grojogan Sewu Tawangmangu, sumber: www.kaskus.co.id

Grojogan Sewu merupakan kata yang berasal dari bahasa jawa, jika diartikan dalam bahasa Indonesia Grojogan Sewu berarti Air Terjun Seribu. Meski air terjun di sini tidak berjumlah seribu, tetapi ada beberapa titik air terjun yang dapat dinikmati disini. Kata sewu atau seribu disini berasal dari seribu pecak atau satuan jarak yang digunakan pada masa lampau untuk mengukur tinggi air terjun. Satu pecak sama dengan satu telapak kaki orang dewasa. Air terjun tertinggi yang ada tingginya sekitar 80 meter. Ada pula air terjun yang tidak terlalu tinggi tetapi pancurannya meluas dan membentuk cabang-cabang. Bila sedang musim hujan sekeliling tebing akan dihujani air terjun, tetapi saat musim kemarau tiba banyak air terjun yang kering.

Grojogan Sewu

Grojogan Sewu, sumber: hendrahoky.deviantart.com

Air terjun ini dikelilingi hutan yang masuk dalam Kawasan Konservasi yang dikelola oleh KSDA. Untuk sampai di lokasi Grojogan Sewu ini dibutuhkan perjuangan yang cukup menguras tenaga. Pengunjung akan dihadapkan dengan anak tangga yang jumlahnya sekitar 1250 anak tangga, tetapi anda dapat menahan lelah yang anda rasakan karena di beberapa titik terdapat Gazebo yang dapat dimanfaatkan untuk istirahat.

Gazebo di Grojogan Sewu

Gazebo di Grojogan Sewu, sumber: coretanpohon.wordpress.com

Disepanjang perjalanan anda akan disambut oleh puluhan monyet liar. Bahkan tak jarang monyet-monyet ini merampas beberapa barang yang dibawa oleh pengunjung. Oleh karena itu anda harus lebih berhati-hati ketika berkunjung ke Grojogan Sewu, terutama ketika anda membawa barang kesayangan yang anda miliki. Setelah menuruni anak tangga barulah anda akan disuguhkan dengan pemandangan berupa air terjun yang eksotis. Di kawasan wisata Grojogan sewu terdapat kolam renang yang digunakan untuk putra-putri kita untuk berenang.

Monyet liar di kawasan wisata Grojogan Sewu

Monyet liar di kawasan wisata Grojogan Sewu, sumber: coretanpetualang.wordpress.com

Disekitar Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu para wisatawan dapat menemukan berbagai fasilitas – fasilitas yang disediakan oleh pengelola wisata Grojogan Sewu seperti kolam renang, warung yang menjajakan aneka makanan, mushola dan lain – lain. Selain itu di kawasaan Tawangmangu sendiri banyak ditemui hotel – hotel serta villa yang dapat anda sewa ketika anda ingin bermalam disana.

Grojogan Sewu

Keindahan alam di Grojogan Sewu Tawangmangu, sumber: www.youtube.com

Air yang mengalir dari wisata Grojogan Sewu Tawangmangu kemudian akan mengalir melalui sebuah sungai. Sungai ini membelah kawasan wisata Tawangmangu menjadi dua bagian. Sebagai penghubungnya dibuatlah sebuah jembatan yang letaknya persis di depan Grojogan Sewu. Jembatan inilah yang sering digunakan sebagai tempat untuk berfoto oleh para wisatawan yang datang. Di sisi seberang sungai pengunjung dapat menikmati hutan hijau yang sangat lebat. Di hutan ini banyak ditumbuhi pohon pinus yang menjulang tinggi sehingga menjadikan suasana lebih sejuk dan asri. Dibalik keindahannya ternyata Grojogan Sewu menyimpan sedikit mitos yang berkembang di masyarakat setempat.

Konon jika seseorang yang berkunjung ke Grojogan Sewu bersama kekasihnya tanpa ada ikatan pernikahan dan berjalan menyeberangi jembatan, maka hubungan percintaan mereka akan kandas dan tidak akan sampai ke jenjang pernikahan. Namun mitos ini dipercaya tidak berlaku bagi pasangan yang sudah menikah. Namun kepercayaan terhadap mitos hanya akan menjerumuskan manusia kepada kelemahan, maka penulis sarankan jangan terlalu diambil pusing, nikmatilah alam yang telah Tuhan berikan dan bersyukurlah!

Grojogan Sewu

Jembatan yang ada Grojogan Sewu, sumber: www.laksanahotel.com

Sebelum sampai ke Wisata Grojogan Sewu Tawangmangu jika anda datang dari arah Solo, maka anda akan menemui Pasar tradisional Tawangmangu. Disini anda dapat berbelanja berbagai macam oleh – oleh khas dari Tawangmangu. Jajanan yang khas dari daerah ini adalah berupa cemilan keripik ketela ungu. Selain itu, anda juga dapat menemui berbagai macam sayuran seperti wortel, kubis dan lain – lain. Hal ini disebabkan karena kawasan Tawangmangu ini merupakan sentra budidaya sayuran. Jika anda ingin mengobati rasa lapar, di sepanjang perjalanan menuju Grojogan Sewu anda akan banyak menemui warung makan yang menyediakan sate kelinci.

Untuk dapat menuju ke Air terjun Seribu atau yang lebih dikenal dengan Grojogan Sewu sangatlah mudah, meski jalan yang akan anda lalui cukup curam, berkelok – kelok serta di disisi kanan dan kiri masih banyak terdapat jurang. Anda cukup memperhatikan petunjuk arah yang akan mengantarkan anda ke tempat wisata Grojogan Sewu. Jika dengan kendaraan umum ketika anda mengawalinya dari terminal Tawangmangu, maka dapat dilanjutkan dengan menggunakan angkot sekitar 800 meter. Setelah itu anda harus menempuh jarak 200 meter untuk mencapai pintu masuk tempat wisata ini.