Ranu Kumbolo, Danau Di Lereng Gunung Semeru

Ranu Kumbolo, Danau Di Lereng Gunung Semeru

By G-Traveler

Ranu Kumbolo adalah sebuah danau air tawar yang sering menjadi tempat transit bagi para pendaki Gunung Semeru. Danau ini terletak di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut. Danau Ranu Kumbolo juga merupakan sumber air bersih bagi para pendaki gunung semeru. Dengan debit air yang berlimpah, danau ini juga menjadi tempat berkumpulnya para pendaki untuk berkemah. Ranu Kumbolo berlokasi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, tepatnya di antara kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Ranu Kumbolo gunung semeru

Danau Ranu Kumbolo di Lereng Gunung Semeru, sumber: tekooo.com

Bagi Anda yang berada di luar Jawa Timur, Anda dapat menggunakan jalur udara menuju Malang melalui bandar udara Abdurrahman Saleh. Namun jika Anda lebih menyukai perjalanan yang santai, Anda juga dapat menggunakan kereta api menuju stasiun kota baru. Setelah tiba di kota Malang, Anda bisa mencari angkutan umum dengan jurusan desa Tumpang kemudian Anda berhenti di Terminal Tumpang. Perjalanan selanjutnya dapat Anda tempuh menggunakan mobil jeep (SUV) yang disewakan oleh penduduk sekitar menuju Ranu Pani.

Ranu Kumbolo

Danau Ranu Kumbolo yang sedang memperlihatkan keindahannya, sumber: www.pegipegi.com

Sejujurnya, perjalanan wisata menuju Ranu Kumbolo bukanlah perjalanan yang mudah untuk ditempuh, bahkan dapat dikatakan perjalanan yang berat karena membutuhkan kekuatan fisik yang prima dan perbekalan yang cukup. Disarankan bagi Anda yang ingin berwisata ke danau ini, paling tidak selama satu minggu sebelum keberangkatan alangkah baiknya jika latihan fisik terlebih dahulu. Latihan fisik ini bisa berupa jogging, gym, lari, dan olahraga lain yang dapat meningkatkan daya tahan dan kekuatan tubuh Anda untuk melakukan pendakian.

Keindahan Danau Ranu Kumbolo Semeru

Keindahan Danau Ranu Kumbolo, sumber: www.pegipegi.com

Selain fisik, siapkan foto kopi KTP sebanyak tiga lembar, surat keterangan sehat dari dokter, dan materai. Di Ranu Pani nanti sebelum mendaki, Anda akan diminta melakukan registrasi dengan menunjukkan dua surat ini. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan sebagai tindakan penyelamatan bisa terjadi sesuatu yang buruk pada Anda saat dalam perjalanan.

Hal terakhir yang harus Anda siapkan sebelum melakukan perjalanan adalah peralatan mendaki seperti jaket (usahakan jaket tebal yang tahan air), kaos kaki, sarung tangan, penutup kepala, penutup telinga, masker, sleeping bag, tenda, makanan, dan air minum. Hal yang paling penting adalah membawa persediaan air yang cukup. Anda juga bisa membawa coklat atau madu untuk membantu menambah stamina tubuh pada saat perjalanan mendaki Gunung Semeru.

Danau Ranu Kumbolo

Para pendaki yang sedang beristirhat dan menikmati keindahan Danau Ranu Kumbolo, sumber: www.matajatim.com

Tiket masuk ke Danau Ranu Kumbolo kurang lebih sekitar Rp 10.000 per orang dan Rp 20.000 per tenda. Untuk mencapai Danau Ranu Kumbolo, ada dua alternatif  jalur pendakian menuju Danau Ranu Kumbolo yang dapat Anda tempuh yaitu melalui Watu Rejeng dan Bukit Ayek – ayek. Jalur Watu Rejeng jauh lebih mudah ditempuh dibandingkan dengan jalur Ayek – ayek, namun membutuhkan waktu yang lebih lama. Sedangkan melalui jalur Bukit Ayek-ayek, perjalanan jauh lebih cepat tetapi jalan yang harus Anda tempuh sangat curam dan cukup berbahaya bagi seorang pendaki yang belum berpengalaman.

Dari pos pendaftaran di Ranu Pani, Anda akan melakukan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh lima sampai tujuh kilometer menyusuri lereng bukit yang ditumbuhi bunga edelweiss. Meskipun bunga edelweiss ini tumbuh liar tetapi sebaiknya Anda jangan memetik sembarangan, karena bunga ini termasuk bunga langka yang harus kita lestarikan.

Kemudian Anda akan tiba di Watu Rejeng, sebuah spot yang memiliki batuan terjal yang indah. Perjalanan Anda selanjutnya akan ditemani oleh pemandangan lembah dan bukit yang ditumbuhi pohon cemara dan pinus. Jika beruntung, Anda dapat melihat kepulan asap dari puncak Semeru. Perjalanan ini akan memakan waktu lima sampai tujuh jam, tergantung kekuatan fisik Anda. Sepanjang perjalanan terdapat 4 pos peristirahatan yang dapat Anda gunakan untuk beristirahat ketika Anda mengalami kelelahan.

Sesampainya di Danau Ranu Kumbolo, Anda dapat mendirikan tenda dan berkumpul bersama pendaki – pendaki lainnya. Jika cuaca cerah saat malam hari, Anda bisa melihat gugusan bintang dalam galaksi bima sakti yang indah. Dan saat matahari mulai terbit keesokan harinya, Anda bisa melihat keindahan matahari terbit di balik dua bukit hijau yang dipadukan dengan beningnya air danau. Terdapat beberapa hal yang perlu wisatawan perhatikan jika berkunjung ke danau ini, yaitu:

  1. Air di danau Ranu Kumbolo sangat bersih dan jernih, sehingga bisa langsung diminum. Di danau ini dilarang mandi, buang air, dan berenang.
  2. Saat malam hari udara di Danau Ranu Kumbolo bisa mencapai minus 5 derajat Celcius, oleh karena itu penting bagi Anda untuk membawa jaket khusus mendaki dan perlengkapan penghangat tubuh lainnya.
  3. Membawa kantong plastik sendiri khusus untuk tempat sampah, lalu tidak meninggalkan sampah di lingkungan ini meskipun hanya sebungkus permen.